![]() |
| Ayunda Bermain Dengan Papanya |
Papa begitu marah ketika mama bilang hamil lagi ketika itu. Mama menyadari, itu karena Papa begitu sayang dengan Si Sulung Arya. Hingga Papa tidak ingin membagi cinta papa ke Arya dengan yang lain.
Bahkan ketika putri kita lahir pun eyang kakungnya yang memberi nama, Ayunda, bukan papa! Hingga Ayunda berumur 3 tahun, Papa masih tak acuh dengannya. Demi Tuhan mama tidak menyesal, Pa. Mama lakukan karena cinta Arya dan Papa. Mama tidak ingin Arya tumbuh tanpa saudara dan kita kesepian di hari tua.
Tuhan menunjukan kuasa-Nya. Papa menangis dan memeluk erat saat Ayunda tergolek lunglai di Rumah Sakit dengan selang infus di tangan. Sejak itu, setiap saat yang papa tanyakan hanyalah Si Kecil Ayunda.
Foto ini kita buat seminggu setelah Ayunda sembuh. Monumental sekali, bukan?. Ekspresi cinta dan ketulusan seorang ayah kepada putrinya tergambar di sana.
.jpg)
Wuih....ternyata begitu ya dahsyatnya naluri seorang ayah....
ReplyDeleteIya, sampai kapanpun tidak ada satupun hal yang memutuskan hubungan antar ayah dengan anak-anaknya, ibu dengan anak-anaknya....
Deleteanak itu tidak bisa dikesampingkan...apapun alasannya ya mak
ReplyDeleteIya mak, apapun alasannya hubungan darah yang sudah tercipta tidak mungkin terputus...
Deletesemoga menang GAnya ya bu...
ReplyDeletehebat-hebat.. tapi, kan banyak anak katanya banyakjuga rejekinya...
salam kenal... kunjunganpertama
Bisa jadi betul, karena dalam agama Islam yang saya yakini, menganjurkan Umatnya Untuk Mempunyai Banyak Anak. Tetapi dalam kasus saya ini bukan masalah banyak anak, akan tetapi justru terlalu sayang Papa-nya anak-anak dengan Anak kami yang pertama. Hingga hampir tidak mau ada anak lagi.
DeleteTapi Alkhamdulillah, Allah menunjukkan kasih sayang-Nya kepada kami, dan Papanya anak-anak dibukkan hatinya dengan cara yang luar biasa,
Terima kasih kunjungannya....i will visit u back...
Terima kasih sudah berpartisipasi di GA kami, Jeng Yuni.... Nantikan kehadiran para juri untuk menilainya.. Salam Cimoners.. :)
ReplyDeleteTerima Kasih, salam cimoners...
DeleteTerima kasih telah memperkenankan saya mengikuti Lomba dan terima kasih do'anya.
ReplyDeleteSalam manis dari saya dan keluarga.
HIks kok aku malah sedih ketika ayah mengacuhkan ayunda... namun Alhamdulillah ya bisa berada di frame dengan ekspresi yang sangat ceria
ReplyDeleteIya mak...Dulu itu gak tahu kenapa ayahnya bisa begitu, sepertinya memang dulu gak mau menduakan kakaknya...dulu ayahnya cuman pengin satu anak. Maka sayangnya gak ketulungan sama kakaknya Yunda, Arya.
DeleteTapi Maha Besar Allah yang telah mengubah hati ayahnya anak-anak...sekarang malah kebalik. Sama Yunda malah sayang banget. Gak kelihatan dikit pasti ditanyakan. Kalau malam gitu pas yunda tidur ayahnya selalu lihatin terus.....
Seneng rasanya....
Apakah saya bisa membagi cinta dengan adiknya bintang kelak ? Ya allah mudahkanlah...
ReplyDeleteInsya Allah bisa, dan harus bisa mas, jangan sampai kejadian seperti Ayahnya Anak-Anak...
Deletesiiip mbak... slam kenal ditunggu komen baliknya
ReplyDeleteTerima kasih. I will visit u back :)
DeleteSama kayak adek bungsu Fenny, awalnya ga dipedulikan bapak tapi skrg yang paling di sayang
ReplyDeleteBerarti kita punya pengalaman yang sama ya mbak fenny....:)
DeleteSaya percaya cinta itu tak berbatas, jadi kalau Mbak Yuni punya anak lagi, pasti papanya anak2 akan sayang semuanya :)
ReplyDeleteIya Mbak Helda, semula saya takut saja Papanya tidak bisa menerima. Tetapi anak tetaplah anak dan ayah tetaplah ayah dan ada ikatan batin yang kuat diantara keduanya. Syukur, papanya telah berubah dan menrima kedua-duanya.
Delete